Lagu dalam Tulisan

Selasa, 07 Januari 2014

Aiyaaa! - JK feat. Jokowi, Abraham Samad, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo...

Diposting oleh Unknown di 04.20 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Kamu Pembaca Ke

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2015 (4)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
  • ▼  2014 (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ▼  Januari (1)
      • Aiyaaa! - JK feat. Jokowi, Abraham Samad, Anies Ba...
  • ►  2013 (31)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (23)

Entri Populer

  • Puisi Tanpa Raga 2
                 Hati yang merasa             Jiwa yang melayang             Jantung yang berlari             Bibir yang terkunci      ...
  • Dear Neptunus, aku rindu padanya :')
    Hai, malam ini kita berjumpa lagi. Aku masih di sini, aku masih mempercayakan segala kebebasanku padamu melalui imajinasiku. Nus, malam i...
  • Haruskah aku memaafkanmu, Mantan?
    Lebaran sebentar lagi tiba. Aku sudah menyiapkan hati dan pikiran suciku untuk memaafkan segala kesalahan yang orang-orang perbuat padaku. ...
  • Dear Neptunus, haruskah aku berhenti atau bertahan?
    Dear Neptunus,             Hai, aku agen barumu.             Dengan seluruh imajinasiku, aku percayakan kebebasanku padamu.          ...
  • Balada Cinta Panggah 1
    oleh: Lalita.             Dalam malam yang hening, di tengah haribaan yang kerontang, dua mata memandang langit yang amat terang dihia...
  • Tweet Untuk Zafran
    Apa yang sedang dia lakukan? Tweet.             Aku membaca kembali apa yang aku tulis di   timeline twitter- ku. Semua   tweet   itu...
  • Selamat Pulang
                Aku memandangi wajah manismu melalui bingkai foto di hadapanku. Sejenak, kedua mataku saling terpejam, menautkan diri bersama ...
  • Puisi Tanpa Raga 3
    Tresna tak dapat menghilang             Raga tak mau menyerah             Jiwa tetap bertahan             Hati tetap menyayang     ...
  • Apakah ini salah Tuhan?
    Kita sedang melewati malam minggu di tempat ini. Seperti malam-malam biasanya. Hanya kita berdua, kau dan aku. HIK Budi Anduk terlihat sepi...
  • Puisi Tanpa Raga
    Sebuah puisi lagi. Ku ambil selembar kertas bertinta itu di mejaku sambil menghembuskan nafas kesal. Sudah dua bulan ini, ada selembar pu...
Tema Kelembutan. Gambar tema oleh GelatoPlus. Diberdayakan oleh Blogger.